Sistem Informasi Manajemen
A.
PENGERTIAN
SISTEM INFORMASI
Sistem Informasi adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan,
dan yang berfungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mendistribusikan
informasi untuk mendukung pembuatan keputusan dan pengawasan dalam organisasi.
:Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu
bentuk yang mempunyai arti dan bermanfaat bagi manusia.
:Data adalah aliran fakta-fakta mentah yang menunjukkan
peristiwa yang terjadi dalam organisasi dan lingkungan fisik sebelum
diorganisir dan ditata menjadi bentuk yang bisa difahami dan digunakan.
Terdapat tiga Aktivitas pada Sistem Infromasi :
1.Input è adalah sekumpulan data mentah dalam organisasi
maupun di luar organisasi untuk diproses dalam suatu sistem ekonomi.
2.Processing è adalah konversi/pemindahan, manipulasi dan
analisis input mentah menjadi bentuk yang lebih berarti bagi manusia.
3.Output è adalah distribusi informasi yang sudah diproses
ke anggota organisasi dimana output tersebut akan digunakan.
B.
PERSPEKTIF
BISNIS DALAM SISTEM INFORMASI :
Sistem Informasi terdapat dalam ruang lingkup :
1.ORGANISASIè Terdapat tiga
elemen kunci yaitu : Orang, Struktur dan prosedur,politik dan kultur.
a.Orang
Ø orang yang ahli pada bidangnya dipekerjakan dan dilatih untuk berbagai
fungsi : termasuk penjualan dan pemasaran, manufaktur, keuangan, akuntansi, dan
sumberdaya manusia.
b.Struktur
dan prosedur Ø Struktur mengacu pada pembagian tugas menurut keahlian orang
di setiap bagiannya. Suatu organisasi mengkoordinasi kerja melalui hierarki
yang tersruktur, formal, dan prosedur operasional yang standart.
c.Politik dan kultur Ø Tingkatan dan
keahlian yang berbeda dalam organisasi menimbulkan kepentingan dan sudut
pandang yang berbeda pula. Hal ini seing menimbulkan konflik. Konflik juga
merupakan dasar bagi politik organisasi. Sistem informasi muncul dengan
berbagai perspektif, konflik, kompromi dan persetujuan yang semuanya ini
merupakan sifat-sifat dari organisasi.
2.MANAJEMEN è manajemen menyelesaikan masalah-masalah bisnis dalam
lingkungan bisnis, mereka membuat strategi organisasi untuk merespon, dan
mereka mengalokasikan sumberdaya manusia dan keuangan untuk mencapai strategi
dan mengkoordinasikan pekerjaan. Mereka juga harus melatih kepemimpinan yang
bertanggung jawab.
3.TEKNOLOGI è
teknologi informasi adalahsatu alat bagi manajer untuk menyesuaikan diri dengan
lingkangan usahannya. Teknologi yang dimaksud misalnya perangkat keras komputer
yang digunakan untuk membantu aktivitas : input, processing dan
output dalam suatu sistem informasi.
C.
PENGARUH
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
1.Tahun 1980-an telah terjadi
revolusi pengolahan data, otomatisasi kantor, telekomunikasi, dan aplikasi
lainnya dalam teknologi informasi yang digunakan dan berpengaruh langsung pada
kinerja perusahaan besar maupun kecil.
2.Tahun 1990-an banyak organisasi
yang menerapkan teknologi informasi hampir pada setiap peningkatan kinerja
perusahaan dalam pengawasan manajerialnya. Contoh : Mesin scanning untuk harga
produk pada pasar swalayan/supermarket, ATM (outomatic teller machine/
anjung tunai mandiri) sebuah mesin transaksi pengambilan uang tunai
perbankan langsung secara langsung.
3.Selanjutnya pada tahun-tahun
berikutnya perkembangan ide mendesain sebuah sistem informasi kian meningkat
pesat seperti pada stasiun radio, stasiun televisi dan surat kabar. Juga pada
media telekomunikasi hand phone dengan fasilitas yang kian canggih dengan
permance menarik dan kecil, tetapi bisa mengakses internet dan hubungan
telebanking sistem.
4.Kesempatan penerapan sistem
informasi telah membawa penggunaan teknologi yang lebih besar daripada
sebelumnya. Karena dihadapkan pada permintaan jasa yang berkembang, kebanyakan
departemen sistem informasi telah melakukan perubahan dramastis dengan dukungan
teknologi. Perubahan-perubahan tersebut diantaranya :
a.Penurunan waktu pengembangan
produk dan biaya pemanufacturan, tehnik yang biasa digunakan MAP (manufacturing
automatic protocol) dan CIM (Computer intgrated manufacturing
b.Jasa perbankan cross-selling
c.Perbaikan sistem perdagangan
eceran
d.Peningkatan akses informasi
pelanggan
e.Memungkinkan pencatatan otomatis
f.Mengintegrasikan semua fungsi
nilai tambah
g.Kontribusi terhadap persaingan
secara keseluruhan.
D.
KOMPONEN
DAN STRUKTUR
SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN
* Batch Procesing (Proses Pengelompokan)
FPada tahap awal perkembangan komputer , semua pemrosesan
komputer berdasarkan batch-nya (Kelompoknya). Tehnisnya organisasi mengumpulkan
tumpukan traksaksi lalu diolah pada suatu waktu, kemudian dicatat kedalam
media computer yang dapat dibaca, seperti pita magnetik. Selanjutnya secara
fisik dibawa kepusat Komputer dan seluruh persedian diperbaharui melalui
pemrosesan dimana tumpukan data harian ditambah master file persediaan komputer.
Baru setelah itu menghasilkan laporan.
*
On – line sistem
FDengan maksud menghindari kelambatan waktu dalam pemrosesan
sistem Batch, dengan sistem on-line setiap transaksi dimasukkan langsung ke
Komputer ketika terjadi transaksi.
Bidang
Aplikasi Pendukung Manajemen :
1.Transaction Procesing System►
Sistem pemrosesan transaction, sistem ini memprose ribuan transaksi yang
terjadi di organisasi setiap hari : penjualan, pembayaran, penerimaan,
mengiriman dan penerimaan barang, sewa beli dll
2.Decision Support System (DSS)►
adalah sistem yang berbasis komputer, biasanya bersifat interaktif, dirancang
untuk membantu manajer atau membuat keputusan yang lain. DSS memasukkan baik
data atau model untukmembantu pembuat keputusan dalam mengatasi masalah,
khususnya masalah yang tidak terstruktur.
3.Group Decision Support System
(GSS) ► sistem dirangcang untuk mendukung suatu kelompok tidak hanya
individu sistem ini disebut GSS (Group Decision Support System) atau Electronik
Meeting System (EMS) yang bertujuan untuk memberi keuntungan kekuatan bagi
kelompok organisasi dalam membuat keputusan yang lebih baik dibandingkan dengan
keputusan yang dibuat sendiri.
4.Geographic Information System
(GIS) ► adalah suatu sistem berbasis
komputer yang dirancang untuk mengumpulkan, menyimpan, mengambil, memanipulasi
dan menampilkan data tempat (spatial data). GIS menghubungkan data ke peta yang
ada dalam komputer sehingga karakteristik tempat dari data bisa dihimpun dengan
mudah. GIS seringkali berfungsi sebagai DSS untuk menjalankan tugas
penyeleksian tempat restauran fas food dan penetapan rute pengiriman barang.
5.Exccutive Information System (EIS)
► Konsep kunci dari sistem ini
adalah mampu mengirim informasi terbaru tentang keadaan bisnis langsung pada
eksekutif puncak. EIS didesain untuk digunakan secara langsung oleh manajer
puncak tanpa bantuan perantara. EIS menggunakan tampilan grafik, komunikasi,
dan metode penyimpanan data untuk memudahkan para eksekutif dalam mengakses
secara on-line informasi terbaru tentang keadaan organisasi yang dipimpinnya.
Bidang Aplikasi Pendukung Fungsional :
1.Office Automation► Otomasi kantor
melibatkan seperangkatfungsi yang saling berhubungan dan dapat diintegrasikan
dalam sistem tunggal. Fungsi-fungsi yang biasa dipakai adalah electronic mail,
word processing, pengopian, penyimpanan dokumen, voice mail, desktop
publishing.
2.Factory Automation ►melibatkan
seperangkat mesin-mesing yang terkontrol secara numerik (numericsal controlled
machines) yang menggunakan program komputer untuk mengawasi jalannya
mesin-mesin canggih.
3.Computer Integrated Manufacturing
(CIM) ► sistem yang menghubungkan MRP dan mesin yang dikontrol dengan angka
(numerik) memungkinkan tidak hanya membuat jadwa,tapi mengawasi berbagai mesin
yang sedang bekerja.
Bidang Aplikasi Berbasis Teknologi :
1.Aftificial Intelligence (AI) ► Ide
AI sendiri berdasarkan pemikiran bahwa bagaimana membuat komputer melakukan
pekerjaan lebih baik dari yang dilakukan manusia. Sistem AI ini meliputi bahasa
Natural, robot, sistem penglihatan dan pendengaran, sistem pakar, dan jaringan
neural .
a.Bahasa Naturalð ditujukan untuk
menghasilkan sistem yang mampu menerjemahkan instruksi manusia ke dalam suatu
bahasa yang memungkinkan komputer memahami dan melaksanakannya.
b.sistem penglihatan dan pendengaran
ð melibatkan pembuatan mesin yang memiliki kemampuan melihat atau bicara (atau
keduanya) yang mempengaruhi prilaku dasar mereka.
c.Sistem pakar ð (Expert Sistem)
berkaitan dengan sistem bangunan yang memasukkan pembuatan keputusan yang logis
dari seorang ahli manusia.
d.Jaringan Neural ð yakni sistem
terbaru yang mempelajari bagimana sistem nervous bekerja.
2.Virtual Reality ► sistem yang
mengacu pada penggunaan sistem berbasis komputer yang menciptakan suatu
lingkungan yang tampak nyata terhadap satu atau lebih sensor dari pengguna.
3.Bidang Aplikasi Berbasis Rancang
Bangun ►
a.Distibuted System ð adalah sistem
dimana komputer dari beberapa ukuran diletakkan diberbagai tempatsuatu organisasi
menjalankan aktivitas bisnisnya (kantor pusat,pabrik,toko,gudang,bangunan
kantor) dan komputer tersebut dengan jalur telekomunikasi agar mampu menyokong
proses bisnis.
b.Keuntunngan :
1.Pelayanan dan respon yang
meningkat terhadap pengguna lokal
2.Perilaku yang membaik karena
melibatkan orang dalam (lokal)
3.Kemampuan untuk mengadaptasi
struktur organisasi
4.Kemampuan mengelola yang meningkat
karena bagian-bagian sistemnya lebih kecil.
5.Biaya penghitungan yang berkurang.
c.Kelemahan:
1.Sangat tergantung pada jalur
telkomunikasi
2.Menggunakan teknologi yang relatif
baru dan kurang dipahami dengan baik.
3.Resiko pengamanan yang lebih besar
karena mudah untuk diakses oleh orang lain
4.Tempat-tempat di dalam yang
mungkin berbeda standarnya.
5.Membutuhkan koordinasi yang lebih
besar.
6.Biaya komunikasi yang meningkat.
d.Client.Server system ð adalah
sistempemrosesan yang didistribusikan antara komputer server pusat, seperti
minicomputer atau workstation, dengan jumlah komputer klien, yang biasanya dalam
bentuk microkomputer destop.
E.
Sistem
Informasi Dan Organisasi
1. PENGERTIAN ORGANISASI
“ Organisasi yaitu kumpulan orang – orang yang bekerja sama
untuk mencapai tujuan yang dilakukan berdasar atas suatu aturan tertentu dan
penjabaran fungsi pekerjaan secara formal serta memiliki struktur formal,
stabil yang membutuhkan sumberdaya dari lingkungan dan memprosesnya untuk
menghasilkan output/keluaran yang maksimal “.
2.
Tujuan
a.Secara umum è Agar proses
pekerjaan tercapai dengan cara diatur, disusun sehingga seluruh pekerjaan dapat
diselesaikan secara efektif dan efisien.
b.Secara khusus
1.Bidang agama> meningkatkan
pendidikan moral dan iman.
2.Bidang sosial>kemanusiaan
3.Bidang ekonomi > mencari laba
4.Bidang politik> mencari
kekuasaan
3.Manfaat
Agar pelaksanaan tugas dilakukan lebih baik terkoordinir dan
tujuan serta jalannya pekerjaan tercapai secara efektif dan efisien.
4.
Asas / prinsip organisasi
a.Asas / prinsip perumusan dan
penentuan tujuan
b.Asas / prinsip pembagian kerja
c.Asas / prinsip pendelegasian
wewenang
d.Asas / prinsip organisasi
e.Asas / prinsip efisiensi sederhana
f.Asas / prinsip pengawasan umum
5. Struktur Organisasi
a.Struktur Organisasi Garis è
Digunakan pada perusahaan / lembaga yang sederhana / kecil
b.Struktur Organisasi Fungsionalè
Susunan organisasi yang memberikan gambaran pembagian tugas dan wewenang
menurut fungsi pekerjaan
c.Organisasi membutuhkan sistem
informasi, agar tujuan dan kepentingan organisasi dapat tercapai.
d.Sebuah Sistem Informasi agar
berhasil dengan baik, maka kita harus mengenali organisasi dan berupaya mencari
bentuk sistem informasi yang paling sesuai.
Mengapa Perilaku Organisasi Penting Untuk Dipelajari ?
Organisasi
seperti halnya manusia dapat diidentifikasi dari perilakunya. Perilaku Tersebut
dapat positif ataupun negatif. Banyak definisi tentang perilaku organisasi.
Menurut Gibson (1996) perilaku Organisasi adalah sebagai penelaahan perilaku,
sikap, dan prestasi manusia di dalam suatu kerangka organisasi, penggunaan
teori, metode dan prinsip-prinsip dari berbagai disiplin ilmu seperti :
psikologi, sosiologi dan antropologi budaya untuk mempelajari persepsi
nilai-nilai, kapasitas belajar dan tindakan-tindakan individu ketika bekerja
didalam kelompok dan didalam organisasi secara keseluruhan, penganalisisan
dampak lingkungan luar atas organisasi dan sumber daya manusia, misi, tujuan,
dan strateginya. Perilaku Organisasi adalah juga merupakan :
1.Cara berfikir, perilaku yang
berada pada diri individu, kelompok dan tingkat organisasi.
2.Perilaku adalah multidisiplin,
yang menggunakan prinsip, model, teori, dan metode-metode disiplin lain.
Perilaku organisasi adalah bidang yang terus tumbuh dan berkembang dalam
kedudukan dan pengaruhnya.
3.Adanya Orientasi Humanistik
(humanistik Orientation)yang jelas dalam prilaku organisasi.ð Manusia dan
prilaku mereka, persepsi, kapasitas pembelajaran, perasaan dan sasaran
merupakan hal penting bagi perusahaan/organisasi.
4.Perilaku Organisasi berorientasi
pada Kinerja, menyangkut sebab kinerja rendah atau tinggi dan bagamana cara
meningkatkan kinerja.
5.Lingkungan eksternal memberikan
dampak signifikan terhadap prilaku organisasi.
6.Karena bidang prilaku organisasi
sangat tergantung dari disiplin yang dikenal, maka metode ilmiah menjadi
penting dalam mempelajari variabel dan keterkaitan.
Organisasi Merupakan Sistem sosial:
hubungan antar individu dan kelompokdalam suatu organisasi
menciptakan harapan bagi prilaku individu. Harapan ini diwujudnya dalam
peran-peran tertentu yang harus dihasilkan. Orang harus memainkan peran seorang
pemimpin, Sementara yang lainnya sebagai yang dipimpin. Manager menengah,
karena mempunyai atasan dan bawahan, harus memainkan dua peran diatas.
Organisasi memiliki kewenangan, status dan kekuasaan dan manusia dalam
organisasi mempunyai beragam kebutuhan dari masing-masing sistem. Kelompok
didalam organisasi juga mempunyai pengaruh yang kuat atas prilaku individu dan
kinerja organisasi.
F.
Struktur
dan Desain Organisasi
Untuk bekerja secara efektif,
manajer harus secara jelas memahami struktur organisasi. Struktur organisasi
adalah pola formal aktivitas dan hubungan antara berbagai subunit organisasi.
Didalamnya terkait dengan :
1.Desain Pekerjaan ý Desain Pekerjaan dihubungkan pada proses dimana manajer
menspesifikasikan isi, metode dan hubungan pekerjaan untuk memenuhi kepentingan
organisasi dan individu, dan harus bisa menjelaskan isi dan tugas serta posisi
pimpinan unit dan hubungan posisi masing-masing anggota team.
2.Desain Organisasi ýBerkaitan dengan struktur organisasi secara keseluruhan dan
berencana mengubah filosofi dan orientasi team. Usaha ini akan memberikan suatu
struktur baru dari tugas, wewenang, dan hubungan antar personel yang
dipercayainya akan menghubungkan perilaku individu dan kelompok dalam
meningkatkan kinerja mutu.
3.Proses Organisasi : memberikan kehidupan terhadap struktur organisasi. Jika
proses ini tidak berfungsi dengan baik, masalah yang tidak diinginkan akan
berkembang.
4.Komunikasi : kelangsungan organisasi tergantung dari kemampuan manajemen
menerima, meneruskan dan bertindak atas informasi. Proses komunikasi
menggabungkan organisasi dengan lingkungan, demikian juga sebaliknya. Informasi
mengalir dan dari organisasi serta di dalam organisasi. Informasi akan
menyatukan aktivitas dalam organisasi.
5.Pengambilan Keputusan : Mutu pengambilan keputusan di suatu organisasi tergantung
atas pemilihan sasaran yang tepat dan mengidentifikasi cara untuk mencapainya.
Dengan integrasi yang baik antara faktor prilaku dan struktur, manajemen dapat
meningkatkan kemungkinan tercapainya keputusan yang bermutu tinggi. Organisasi
akan sangat tergantung pada keputusan individu maupun keputusan kelompok.
manajemen yang efektif membutuhkan pengetahuaan dan kedua tipe keputusan
tersebut.
6.Karakteristik Struktur Organisasi
tersebut adalah :
a.Pembagian tugas yang jelas
b.Hirarki
c.Aturan dan prosedur yang jelas
d.Pertimbangan yang tidak terpisah-pisah
(Impartial judgements)
e.Kualifikasi posisi tehnis
f.Efisiensi organisasi yang maksimum
7.Organisasi mempengaruhi sistem informasi :
a.Karena organisasi akan berpengaruh
terhadap sistem informasi melalui keputusan-keputusan yang dibuat oleh manajer
dan karyawan. Manajer membuat keputusan tentang desain sistem. Mereka juga
menggunakan teknologi informasi.
b.Sistem informasi mampu mengubah cara
hidup suatu organisasi. Beberapa sistem informasi mengubah keseimbangan hak,
priviliges, kewajiban, pertanggungjawaban dan perasaan yang telah terbangun
sekian lama pada suatu organisasi.
8.Teknologi
Komputer memiliki kemiripan dengan tekhnologi yang lain termasuk didalamnya
salah satunya,
9.teknologi
Otomotif : Masyarakat
membutuhkan jalan bebas hambatan, mechanic (ahli mesin), pompa bensin, desainer
mesin, polisi dan produsen spare part.
10.Membangun sebuah sistem informasi dalam organisasi : Manajer mempunyai alasan yang rasional
baik menyangkut umum ataupun khusus. Alasan yang paling pokok bagi manajer
untuk memilih menggunakan sistem adalah untuk mencapai alasan-alasan ekonomi,
menyediakan pelayanan yang baik. Dampak komputerisasi terhadap organisasi
tergantung dari bagian dan bagaimana manajer membuat keputusan.
11.SISTEM INFORMASI MEMPENGARUHI
ORGANISASI
a.Pada Teori Ekonomi dan Teori
Ekonomi Mikro, dimana membicarakan keterlibatan sejumlah besar perusahaan di
suatu negara dan negara lain dalam skala bahasan ekonomi mikro dan makro dengan
segala aspek perdagangan dalam lingkup negara dan international. Maka dengan
demikian dalm teori ekonomi mikro teknologi informasi semestinya menghasilkan
keikutsertaan sejumlah manajer menengah dan pekerja khusus yang lebih sedikit
yaitu pada saat teknologi informasi menggantikan tenaga kerja manusia.
b.Teori Biaya Transaksi : teknologi
informasi dapat membantu perusahaan dalam menurunkan biaya transaksi, dan
membuatnya lebih bernilai bagi perusahaan untuk melakukan kontrak dengan
pemasok luar daripada menggunakan sumber-sumber penawaran dari luar.
c.Teori Agensi : teknologi informasi
memungkinkan bagi organisasi untuk mengurangi keseluruhan biaya manajemen dan
memungkinkan untuk meningkatkan revenues, sementara manajemen menengah dan
pekerjaan-pekerjaan klerikal dapat dikurangi.
d.Teori Prilaku : Karena teknologi
informasi digunakan untuk mempromosikan nilai-nilai dan keinginan organisasi.
Pengaruh teknologi informasi adalah sebuah refleksi dari apa yang diorencanakan
atau diinginkan organisasi dan perancang sistem. Dalam model prilaku
perusahaan, pengaruh sistem informasi tidaklah sesederhana dan langsung seperti
model ekonomi.
e.Teori keputusan dan pengawasan :
Fungsi organisasi adalah membuat keputusan dibawah kondisi yang tidak pasti dan
beresiko serta tetap berada dibawah batasan rasionalitas.
√Maka seorang manajer senior
memungkinkan dapat menggunakan teknologi infromasiuntuk berhubungan langsung
dengan unit operasi tingkat bawah melalui jaringan telekomunikasi maupun
komputer LAN dan meniadakan manajer perantara tingkat menengah. Secara
alternative tekonologi informasi dapat mendistribusikan informasi kepada
pekerja level bawah, yang selanjutnya dapat membuat keputusan-keputusannya
berdasarkan pengetahuan dan informasi yang dimiliki tanpa intervensi manajemen.
f.Teori Sosiologi : Oligarchi dan
Rutin
Teori sosiologi memfokuskan pada pertumbuhan hirarki,
sruktur birokrasi dan prosedur operasi standart sebagai alat utama bagi
organisasi dalam rangka menghadapi lingkungan yang tidak stabil.
√ Dewasa ini beberapa organisasi teleh
merubah dan mendistribusikan otoritasnya dari kantor pusat, mengurangi staff,
dan menempatkan lebih banyak kekuasaan pada para manajer divisi dan manajer
perusahaan pada tingkat lokal.Namun organisasi yang lain secara sadar mencari
dan mengumpulkan informasi dari unit-unit operasi dalam jumlah besar. Manajer
membuat keputusan berdasarkan interes yang dimiliki.
g.Teori Post-industrial : bentuk dan
struktur yang bermuatan Pengetahuan.
√ Dalam masyarakat paska industri,
yaitu ekonomi paska industri tahun 1960-an. Sektor pelayanan mendominasi
aktivitas perekonomian. Sektor pelayanan itu sendiri sangat mengutamakan
knowledge worker(ilmuan, ahli tehnik, dan bahkan manajer) dan data worker
seperti sekretaris, akuntan atau sales people. Dalam masyarakat paska ekonomi
industri global, industri manufaktur dipindahkan kenegara-negara berupah rendah
dan high skill, sementara pekerjaan berbasis pengetahuan (knowledge based)
tumbuh dengan cepat di negara-negara maju dengan upah yang tinggi.
h.Teori Budaya : Teknologi Informasi
dan Asumsi Dasar.
√ Teknologi informasi dapat mengancam
atau mendukung budaya sebuah organisasi. Berkembangnya teknologi komputer mikro
mengancam manufaktur komputer mainframe dan para pelanggannya. Sebaliknya,
Teknologi informasi dapat mendukung budaya dalam organisasi, sebagaimana yang
terjadi dalam industri asuransi yang menggunakan teknologi komputer untuk
menekan cost. Khususnya dalam memproses klaim.
i.Teori Politik : Teknologi
Informasi sebagi sumber daya Politik
√ Organisasi dibagi ke dalam sub-sub
kelompok fungsional sepertipemasaran, akuntasi, dan produksi. Kelompok-kelompok
inimempunyai nilai (value) yang berbeda dan mereka bersaing untuk mendapatkan
resources, membuat kompetisi dan konflik. Teori politik menggambarkan sistem
informasi sebagai outcome dari persaingan politik antar sub-sub kelompok untuk
mempengaruhi kebijakan, prosedur, dan resources organisasi.
Faktor – Faktor yang perlu dipertimbangkan pada
rencana-rencana sistem, Yaitu :
1.Lingkungan dimana organisasi harus
melakukan fungsi
2.Struktur organisasi, Hirarki,
spesialisasi, standart prosedur operasi
3.Budaya dan politik organisasi
4.Tipe organisasi
5.Kemampuan mendukung dan memahami
top manajemen
6.Level organisasi dimana sistem
diadakan
7.Kelompok kepentingan utama yang
dipengaruhi sistem
8.Jenis tugas dan keputusan dalam
mana sistem informasi didesain
9.Sentimen dan sikap karyawan dalam
organisasi yang akan menggunakan sistem informasi
10.Riwayat organisasi: investasi
dalam bidang teknologi informasi yang telah dilakukan skill yang dimiliki,
program-program penting, dan sumber daya manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar